Tweet

Jumat, 13 Juli 2012

Nama-nama Band Yang Menganut Genre Speed Metal

Speed metal adalah genre musik yang muncul di akhir 1970-an dan merupakan pendahulu thrash metal. Musik ini adalah versi lebih cepat dari musik yang dimainkan oleh Black Sabbath, Led Zeppelin, dan Deep Purple. Speed metal mulai terkenal lewat band-band NWOBHM. Banyak band speed metal juga dapat disebut band thrash dan power metal.

Berikut adalah band-band yang menganut genere Sepeed Metal:

Abattoir (USA)Acid (BEL)ADXAnimetalHoly TerrorImpaler (USA)KalapĂ csKatKruizMuroSavage Grace (USA-2)StoneTimeless MiracleV8 (ARG)ZnowhiteZonata


Sumber: Wikipedia, Spirit Of Metal. (aldiyuda)

Sabtu, 23 Juni 2012

Hello It's Me (Official Video)


 Maaf apabila kualitas video nya jelek. Keep support Local Band!

Sumber: Youtube. (aldiyuda)

Selasa, 08 Mei 2012

Fakta-Fakta Tentang Genre Musik Death Metal

Death metal adalah sebuah sub-genre dari musikheavy metal yang berkembang dari trash metyal pada awal 1980an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt) atau geraman maut (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering disebut "cookie monster vocals".

Berikut ini adalah fakta tengang genre musik Death Metal:
1. Kekomplektisitasan Musik
Meskipun suara - suara parau dan gitar yang kasar kadang - kadang menganggu pendengaran kita (terutama bagi mereka yg hanya terbiasa dengan musik lembut), suara - suara tadi lebih dari sekedar kebisingan idiot. Ada melodi, pola, dan komplektisitas untuk disadari dan dihargai jika kita punya cukup banyak waktu. Mungkin hal ini akan sedikit menyentil para pecinta fanatik musik melayu tanah air.

2.Kesulitan Untuk Mempelajari

Ketika seseorang dengan background musik dasar dapat secara instan belajar main musik pop, untuk mempelajari musik Death Metal dibutuhkan waktu yg lebih lama. Sebagai bandingannya, mungkin membutuhkan watu yang sama untuk belajar main Death Metal dengan belajar musik klasik atau Jazz. Bandingannya, lihatlah solo dari Siksa Kubur dan Kangen Band. Bandingkan, maka akan sangat terlihat perbedaanya.
Untuk instrumen perkusif, permainan drum pada Death Metal adalah sangat teknikal dan presisi. Dibutuhkan waktu bertahun2 bagi seorang drummer Death Metal untuk mencapai skill yang memadai untuk memainkan pola rhythm yg sedemikian kompleks pada tempo yang kedengaran mustahil. Sebagian besar elemen perkusi pada musik yang populer (dengan perkecualian musik Jazz) sangat simpel dan kadang - kadang hanya merupakan musik elektronik yg bukan dimainkan oleh musisi "betulan". Inilah yang dijual ke publik. Untuk mereka yg lebih tertarik dengan skill, Jazz dan Death Metal menawarkan suguhan yang lebih menarik untuk menikmati bakat gitar dan drum.

3.Aksi Panggung Yang Eksploratif

Lihatlah bagaimana para musisi Death Metal yg memainkan instrumen secara eksploratif. Jika anda mencoba memainkannya sendiri, anda akan menyadari bahwa musisi Death Metal adalah musisi - musisi yang sangat berbakat. Mempelajarinya membutuhkan latihan dan dedikasi, yang menghapus stereotipe bahwa para MetalHead adalah orang - orang yang malas. Anda mungkin juga akan terkesan betapa energiknya para anak - anak Death Metal. Jangan harap ada Death Metal di acara - acara seperti Dahsy*t, HipHipHu*a, Derin*s, dan sebagainya.

4. Jarangnya Terjadi Plagiarisme

Di Death Metal, hampir setiap musisi selalu menulis musik mereka sendiri. Termasuk riff, drum, solo, dan liriknya. Menulis musik anda sendiri membuktikan dimensi lain dari kepiawaian instrumental seorang musisi, menjadikan musik lebih personal dan tidak ‘pasaran’. Jarang Ditemui kasus Plagiatisme atau saling mengklaim lagu Death Metal.

5. Mempunyai Lirik Yang Fiksional

Jangan lihat musiknya dari konteks atau subyek pribadi. Kebanyakan lirik di Death Metal adalah fiksi dan tidak untuk diikuti. Jadi jangan menganggap apa yang anda dengar di musik Death Metal adalah serius. Lirik - lirik itu hanyalah penumpahan emosi seorang musisi pada lagunya. Mungkin liriknya terdengar tidak sopan dan sadis, tentang zombie, pembunuh berantai, atau bunuh diri. Tapi hal - hal tersebut adalah kenyataan yangg tak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Jadi apakah salah bagi seorang musisi death metal untuk merekam kejadian - kejadian tersebut secara fiksional menjadi sebuah lagu? Sebenarnya banyak juga musisi Death Metal yang mengambil tema dari cerita rakyat, sosial atau masalah agama dan sejarah.

6. Mempunyai Banyak Sub-Genre

Tidak semua death metal sama. Genre ini mencangkup banyak sub-genre yang kadang - kadang bercampur satu sama lain. Hasilnya, sulit untuk mendeskripsikan satu band dengan satu sub-genre saja. Berikut daftar umum untuk sub-genre death metal :

Blackened – Mengadopsi tema dan elemen musik black metal. Contoh : Behemoth

Brutal – Contoh : Spawn of Possesion, Suffocation, Deicide, Dying Fetus, Obituary, Cannibal Corpse

Doom – Tempo yg lebih pelan, atmosfer melankolis, growl yg lebih dalam, dan drum dobel pedal. Contoh : Autopsy, Sepultura

Deathcore – Drum cepat, gitar down tune, tremolo picking, scream, growl, riff melodik dan breakdown. Contoh All Shall Perish, Job for A Cowboy, God Forbid

Grind – Intense, musik singkat, vokal menjerit lebih menonjol. Contoh : Carcass

Jazz fusion – Contoh : Atheist, Cynic

Melodic – Harmoni gitar dan melodi dengan vokal tingi. Contoh : Arch Enemy, At The Gates, Soilwork, In Flames, Amon Amarth, Children of Bodom

Symphonic – Contoh : Nightfall, Eternal Tears of Sorrow

Technical/Progressive – Struktur lagu dinamis, time signature, harmoni, dan melodinya tidak umum. Contoh : Nile, Necrophagist, Death

7. Cara Pandang dan Pola Pikir Musisi Death Metal

Walau memiliki lirik dan irama musik yang terbilang "aneh", ini adalah sebuah bentuk para musisi tersebut menggambarkan apa yang ingin disampaikan dalam musik tersebut. rata-rata musisi Death Metal adalah orang yang memiliki pola pikir, cara pandang, dan wawasan yang luas, ini adalah satu faktor yang membuat lirik-lirik dan irama lagu Death Metal sangat sulit untuk dipahami karena banyak menggunakan bahasa yang "berat". Jika anda adalah orang yang terbiasa dengan hal hal melow, dan berada pada situasi yang sama setiap hari jangan harap bisa memahami ataupun menikmati musik Death Metal.


Sumber: apasih.com, http://angga.web.id/2012/04/fakta-fakta-tentang-musik-death-metal/ (Aldiyuda)

Sabtu, 11 Februari 2012

Nama-nama band yang menganut genre Doom metal

Doom metal adalah bentuk dari musik heavy metal yang sangat khas, mempunyai tempo yang sangat lamban, stem gitar yang rendah dan suara gitar lebih tebal atau lebih berat dari suara genre metal yang lainnya. Musik dan lirik cenderung menimbulkan perasaan putus asa, rasa takut dan berharap akan terjadinya ajal/malapetaka.
Berikut adalah band-band yang menganut genre Doom Metal:

Candlemass
Cathedral
Forest Of Shadows
Grand Magus
Isole
Paul Chain
Pentagram (USA)
Reverend Bizarre
Saint Vitus
Senmuth
Uaral

Sumber: Wikipedia, Spirit Of Metal. (aldiyuda)

Kamis, 09 Februari 2012

Nama-nama band yang menganut genre Progressive metal

Progressive metal adalah aliran musik yang menggabungkan unsur-unsur Heavy metal dan Progressive rock. Seperti halnya progressive rock, progressive metal sangat dipengaruhi oleh musik klasik dan jazz, tetapi dimainkan dengan tempo lebih cepat dan menggunakan banyak distorsi gitar listrik. Beberapa pemusik mendefinisikan lagu progressive metal adalah lagu yang mempunyai banyak perubahan tema dari lagu jazz halus hingga full distorsi dengan melodi yang cepat dan rumit.

Berikut adalah nama-nama band yang menganut genre Progressive metal:


Ayreon
Devin Townsend
Dir En Grey
Dream Theater
Kansas
Liquid Tension Experiment
Mastodon
Pain Of Salvation
Porcupine Tree
Protest The Hero
Riverside
Textures
Threshold (UK)
Tool
Vanden Plas

Sumber: wikipedia, Spirit Of Metal. (aldiyuda)